Mengenal Liga Super Eropa yang Ditolak Mentah-mentah Oleh UEFA
Ilustrasi Sepak Bola (Unsplash)

Bagikan:

JAKARTA – Baru-baru ini, Liga Super Eropa atau European Super League ramai diperbincangkan oleh pecinta sepak bola di seluruh dunia.

Penyebabnya adalah sejumlah klub raksasa Eropa sudah menyatakan siap untuk berpartisipasi dalam Liga Super Eropa.

Asosiasi sepak bola Eropa, UEFA beserta federasi-federasi sepak bola Negara Eropa lainnya memberikan peringatan bagi klub yang bergabung dengan Liga Super Eropa.

“Sebagaimana telah diumumkan sebelumnya oleh FIFA dan 6 federasi sepak bola Eropa, klub yang berpartisipasi mengikuti European Super League akan dilarang tampil di kompetisi domestik, kompetisi Eropa, dan pemain mereka kehilangan kesempatan untuk membela tim nasional,” demikian bunyi peringatan keras dari UEFA, dikutip VOI dari The Athletic.

Apa itu Liga Super Eropa?

Secara sederhana, Liga Super Eropa diartikan sebagai kompetisi sepak bola eksklusif di antara klub-klub kaya di Eropa.

Dalam kasus ini, sudah ada 12 tim papan atas dari tiga negara yang dikabarkan siap bergabung dengan European Super League, antara lain:

Inggris

- Arsenal

- Chelsea

- Liverpool

- Tottenham Hotspur

- Manchester City

- Manchester United

Spanyol

- Atletico Madrid

- Barcelona

- Real Madrid

Italia

- Juventus

- AC Milan

- Inter Milan  

Liga Super Eropa menawarkan hadiah yang lebih besar ketimbang Liga Champions yakni 310 juta poundsterling. Sementara Liga Champions yang disebut-sebut sebagai kompetensi paling bergengsi di dunia hanya memberikan hadiah 100 juta poundsterling.

Gagasan Liga Super Eropa didukung oleh sejumlah petinggi klub-klub besar Eropa seperti Florentino Peres (Real Madrid) dan Andrea Agnelli (Juventus).